Cara Mengembangkan Semangat Berwirausaha

Cara Mengembangkan Semangat Berwirausaha - Toko Ilmu

PRINSIP-PRINSIP KEWIRAUSAHAAN

Seperti Anda ketahui bahwa kewirausahaan dapat diterapkan dalam segala hal seperti di sekolah, di kantor ketika bekerja, melakukan kegiatan sehari-hari, memutuskan sesuatu, atau ketika menjalankan sebuah unit usaha. Telah dijelaskan bahwa kemampuan berwirausaha itu ada pada diri setiap orang termasuk Anda, tetapi yang sering terjadi adalah kemampuan tersebut tidak dimunculkan, dioptimalkan, dan digunakan. Hal itu dikarenakan Anda terjebak oleh pola pikir logika yang selalu mengutamakan kenyamanan, bebas dari risiko dan memilih solusi yang pasti, sehingga kemampuan berpikir dengan otak kanan (kreativitas) jarang dilakukan. Kenyataannya semua kegiatan Anda sehari-hari juga memiliki prinsip yang sama dengan poła kerja kewirausahaan. Prinsip kewirausahaan terdiri dari beberapa unsur penting, yaitu sebagai berikut.

  • Ada tujuan dan mimpi (arah yang jelas) sebagai visi dan misi.
  • Ada unsur spirit, semangat, dan gairah sebagai sumber emosi.
  • Ada unsur manajerial dalam melaksanakannya baik mengelola risiko, memecahkan masalah, atau mengoperasikan suatu usaha.
  • Ada unsur kendali (control) terhadap kualitas, keuangan, proses, dan distribusi.
  • Ada unsur kreativitas dan inovasi.
  • Ada unsur pola pikir yang lebih jauh ke depan.
  • Ada unsur komitmen terhadap tujuan awal sehingga ada kemauan untuk tidak mudah menyerah pada masalah yang sedang terjadi.
  • Ada unsur improvisasi (perbaikan) dalam prosesnya.
  • Ada perencanaan konsep, strategi, taktik, program, seperti perencanaan bisnis, dan perencanaan kegiatan sehari-hari.

Contohnya, kegiatan bepergian ke luar kota secara prinsip hampir sama dengan pola kerja kewirausahaan. Simak tabel berikut yang menyatakan persamaan antara perencanaan kewirausahaan dan perencanaan bepergian ke luar kota. Memilih karir dan jalan hidup sebagai wirausaha adalah seperti memilih suatu keputusan tentang apa yang akan Anda lakukan setiap hari, misalnya, belajar, mandi, bepergian, atau memasak. Hanya yang membedakan adalah kompleksitas masalah perencanaan, kendali, dan pekerjaannya.

Baca Juga: Berinovasi Dalam Berwirausaha


FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB MUNCULNYA SEMANGAT WIRAUSAHA

Semangat dan gairah merupakan suatu hal yang menarik untuk dijelaskan secara lebih detail. Terlihat sama, namun intinya berbeda. Semangat adalah energi untuk mengerjakan suatu pekerjaan karena ada keinginan dan hasrat untuk mencapainya, yaitu adanya unsur manfaat. Sedangkan gairah adalah energi untuk mengerjakan suatu pekerjaan karena ada unsur kecintaan, kesukaan, dan hobi di dalamnya. Jadi, bukan semata-mata karena manfaat saja.

Sumber energi yang dibutuhkan untuk berwirausaha atau kegiatan apapun adalah semangat (harapan) dan gairah untuk mengerjakan. Keduanya menjadi satu dan menjadi sumber energi (motivasi) dalam berwirausaha. Anda juga butuh dynamo starter (pemantik) agar sumber energi itu dapat menyala (bersemangat dan bergairah) terus menerus, yaitu komitmen dalam memilih karir sebagai wirausaha yang sukses dan cerdas. Semangat wirausaha itu muncul karena disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu sebagai berikut.

  • Keinginan meniru figur seseorang yang sukses.
  • Rasa suka terhadap tantangan.
  • Keinginan untuk tetap bertahan hidup.
  • Keinginan untuk memperbaiki taraf hidup yang lebih baik lagi.
  • Kegagalan yang dialami dalam meniti karir pekerjaan.
  • Adanya cita-cita untuk menjadi pengusaha.

kata kunci: Cara Mengembangkan Semangat Berwirausaha


MENGEMBANGKAN SEMANGAT WIRAUSAHA

Untuk mengembangkan semangat wirausaha, Anda perlu memiliki sikap tidak takut dalam menghadapi kegagalan dan perlu memiliki kreativitas. Simak uraian berikut.

1. Memiliki Sikap Tidak Takut Menghadapi Kegagalan

Ternyata tidak ada orang yang sukses tanpa mengalami kegagalan. Filosofi orang-orang yang sukses dan bekerja penuh semangat dalam berwirausaha adalah kesuksesan itu bukan karena tidak pernah gagal dalam meraih impian, tetapi kesuksesan itu karena selalu bangkit dari setiap kegagalan yang dihadapi hingga bisa melanjutkan impiannya. Semangat wirausaha dapat dikembangkan jika Anda memiliki sikap tidak takut dalam menghadapi kegagalan. Pola pikir orang yang memiliki semangat wirausaha sehingga ia tidak takut dalam menghadapi kegagalan adalah sebagai berikut.

  • Selalu bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukan hingga selesai dan tuntas.
  • Berpikir berbeda dari orang lain, yaitu selalu belajar dari setiap kesalahan.
  • Mengetahui bahwa kegagalan adalah bagian dari kemajuan dan kemunduran usaha.
  • Berorientasi ke arah hasil yang positif dan berpikir ke depan, bukan ke belakang.
  • Kegagalan itu bagian dari pengalaman menuju kesuksesan dan sebuah risiko yang harus Anda hadapi.
  • Percaya diri bahwa semua pasti ada jalan keluarnya.

Baca Juga: Cara Membedakan Masalah dan Bukan Masalah ketika Anda Berwirausaha


2. Memiliki Kreativitas

Kreativitas itu muncul bila Anda sering menggunakan otak kanan, karena kecenderungannya yang ingin berpikir, terampil, dan berorientasi berbeda dari orang lain. Kreativitas merupakan suatu faktor penting untuk mengatasi kegagalan demi kegagalan yang berujung pada penciptaan semangat wirausaha yang tinggi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kreativitas adalah kemampuan untuk mencipta; daya cipta; perihal berkreasi; kekreatifan. Pengertian lain yang terkandung dari kreativitas adalah.

  • Kreativitas bukanlah semata-mata memecahkan masalah tetapi menciptakan sesuatu yang lebih baik.
  • Kreativitas merupakan cara mengoptimalkan dan menggunakan pengetahuan untuk mengatasi masalah yang belum memiliki jawaban yang pasti.
  • Kreativitas merupakan kemampuan utama dan dasar menjadi wirausaha yang sukses.
  • Kreativitas merupakan cara untuk menghasilkan kesuksesan dengan penciptaan ide, gagasan serta memunculkan sebuah inspirasi yang brilian.
  • Kreativitas merupakan sesuatu yang tidak bisa ditiru, dicangkok, atau dipaksakan pada orang lain tetapi dapat dipelajari dan dilatih.
  • Kreativitas menggunakan cara yang berbeda dari yang orang lain lakukan.
  • Kreativitas merupakan kunci untuk merancang desain produk baru dan munculnya teknologi baru.
  • Tanpa kreativitas, berarti tidak ada penemuan (invention).

Dengan demikian dapat disimpulkan kreativitas adalah kemampuan mengelola, memberdayakan, dan menggunakan pengetahuan apapun yang dimiliki seperti, informasi, pengalaman, dan keterampilan lainnya untuk menciptakan peluang serta mengatasi kesulitan.

a. Kegunaan pola pikir kreatif

Kegunaan pola pikir kreatif adalah sebagai berikut.

  • Untuk menemukan gagasan, ide, peluang, dan inspirasi baru.
  • Untuk merubah masalah/kesulitan/kegagalan menjadi sebuah peluang/pemikiran yang cemerlang untuk langkah selanjutnya.
  • Untuk menemukan solusi yang inovatif.
  • Untuk menemukan suatu kejadian yang belum pernah dialami atau belum pernah ada hingga menjadi sebuah penemuan baru.
  • Untuk menemukan teknologi baru.
  • Untuk merubah keterbatasan/kelemahan menjadi sebuah kekuatan/keunggulan.


b. Cara membangkitkan kemampuan kreatif

Cara membangkitkan kemampuan kreatif dalam diri adalah sebagai berikut.

1) Mulai berimajinasi

  • Imajinasikan dan gambar pemikiran Anda tentang suatu kejadian yang unik, menarik, dan aneh. Contoh: Albert Einstein menemukan teori relativitasnya saat berimajinası, setelah ia berpikir tentang cara menghitung kecepatan relatir antara orang yang duduk di kereta api dengan dirinya.
  • Imajinasikan suatu benda/produk lalu buat contoh barang atau prototipnya, bisa dengan styrofoam atau gabus, tanah liat, tepung, atau semen kemudian berkreasilah maka pemikiran kreatif akan muncul.
  • Imajinasikan tentang suatu hal atau persoalan lalu katakan: Andaikan seperti ini, lalu hasilnya bagaimana?, Bila saya buat begini, kemudian apa yang terjadi selanjutnya?, Jika saya kembali ke awal, maka saya ingin tahu apa yang menyebabkan masalah itu terjadi.
  • Mulailah berpikir dan berkata mengapa sebanyak lima kali setiap menghadapi masalah, mengapa begini, mengapa begitu, mengapa bisa terjadi, mengapa tidak bisa dilanjutkan, mengapa pengetahuan ini tidak bisa digunakan untuk memecahkan masalah?, hingga Anda mendapatkan jawaban, solusi atau inspirasi untuk pemecahan masalah kreatif.

2) Berpikir berbeda dari orang lain atau berlawanan

Contoh: Menghindari jebakan logika, bagaimana jika hari minggu Anda ke mall tetapi juga mau ke perkebunan yang sejuk, maka ditemukanlah mall bernuansa kehijauan.

3) Belajar berpikir optimis, bukan berpikir pesimis dalam menghadapi masalah yang belum bisa terjawab, caranya:  

  • Selalu ingat, pasti ada kesempatan dalam setiap kesulitan, bukan ada kesulitan dalam setiap kesempatan. 
  • Selalu ada solusi dari setiap kesulitan, bukan tidak ada solusi dari setiap kesulitan.
  • Tidak ada yang tidak mungkin diselesaikan.

4) Selalu membuat konsep, antara lain:

  • Sketsa dalam sebuah perencanaan.
  • Buat coretan dari setiap pemikiran Anda.
  • Uraikan kejadian dalam sebuah pengalaman.
  • Menggambarkan apa yang baru saja terjadi.
  • Membuat perincian atau uraian dari berbagai sisi.

5) Berpikir, melihat, dan memvisualisasikan hal dari segala aspek.

Contoh: Bila Anda melihat sesuatu, coba Anda lihat dari berbagai sisi, Anda akan menemukan suatu hal yang menarik.

6) Berpikir lebih detail.

7) Melihat suatu produk, hal atau gambar lebih lama dari biasanya.

8) Amati perubahan-perubahan yang terjadi dan temukan: 

  • Faktor penyebabnya.
  • Hal yang belum berubah atau belum tersentuh oleh perubahan.
  • Hal yang terkena dampak langsung dan dampak tidak langsung dari perubahan.
  • Hal yang akan terjadi dikemudian hari dan temukan sesuatu yang baru atau perubahan yang baru.
  • Temukan inspirasi dan ide baru untuk mendapatkan sesuatu hal yang dapat dijadikan peluang usaha yang akan memunculkan semangat baru.

9) Gabungkan kotak pikiran Anda yang terdiri dari pengetahuan, pengalaman, informasi-informasi yang baru dan kejadian- kejadian yang dialami untuk dibuat dan diolah menjadi alat dalam memecahkan masalah yang belum terjadi. Inilah yang disebut teori kreativitas yang akan membuat sebuah kesulitan menjadi peluang. Kreativitas antara pikiran Anda dengan masalah yang Anda alami.

10) Selalu berpikir bahwa barang, perubahan, produk atau hal yang Anda lihat itu belum sempurna. Masih bisa disempurmakan lagi untuk dijadikan inspirasi dan peluang bisnis.


Cara Mengembangkan Semangat Berwirausaha

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kumpulan Soal Pilihan Ganda dan Kunci Jawaban Administrasi Perkantoran Kelas X Evaluasi Bab 3 Manajemen Perkantoran

ASAS-ASAS MANAJEMEN PERKANTORAN SERTA KEKURANGAN DAN KELEBIHANNYA

Kumpulan Soal Pilihan Ganda dan Kunci Jawaban Buku Otomatisasi Tata Kelola Kepegawaian Kelas XI Evaluasi Bab 6 Sumpah/Janji Pegawai