Perilaku Produsen dalam Kegiatan Ekonomi

Perilaku Produsen dalam Kegiatan Ekonomi

Perilaku Produsen dalam Kegiatan Ekonomi

Perilaku Produsen dalam Kegiatan Ekonomi 

1. Pengertian Perilaku Produsen

Perilaku produsen adalah kegiatan pengaturan produksi sehingga produk yang dihasilkan bermutu tinggi sehingga bisa diterimadi masyarakat dan menghasilkan laba. Seorang produsen mempunyai satu masalah pokok, yaitu bagaimana dengan sumber daya yang terbatas mereka mereka dapat mencapai hasil yang optimal atau keuntungan yang besar. Oleh karena itu, laba adalah suatu ukuran keberhasilan bagi produsen. Seorang produsen dituntut untuk bisa membandingkan antara pengorbanan yang dilakukandengan hasil yang didapat.


2. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Perilaku Produsen

Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku produsen agar proses produksi dapat berhasil adalah sebagai berikut:

  • Perencanaan, terkait dengan penyusunan strategi, rencana bisnis, serta visi perusahaan. Ia harus tahu apa yang ingin dicapai dan bagaimana cara mencapai tujuan tersebut.
  • Pengorganisasian, semua sumher daya yang ada harus bisa ia kelola untuk mencapai tujuan perusahaannya, baik sumber daya,
  • modal maupun manusia.
  • Pengarahan, agar rencana bisa terwujud, pengusaha wajib mengarahkan dan membimbing anak buahnya.
  • Pengendalian, berhubungan dengan bagaimana hasil pelaksanaan kerja tersebut. Apakah sesuai dengan rencana atau justru sebaliknya.

Baca juga: Pengertian Perilaku Konsumen dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya


3. Contoh Perilaku Produsen

Berikut ini adalah beberapa contoh perilaku produsen: 

  • Mencari keuntungan dengan pemakaian modal seminimal mungkin, tetapi dengan hasil semaksimal mungkin.
  • Mematok biaya produksi berdasarkan tingkat harga barang modal.
  • Memberi potongan harga kepada konsumen yang membeli produk dalam jumlah banyak.
  • Tidak hanya menghasilkan barang atau jasa yang sesuai kebutuhan, tetapi juga sesuai trend pasar saat ini.
  • Memberi diskon besar-besaran untuk produksi yang sudah lama mereka produksi.
  • Produsen juga mengadaptasi isu global atau keadaan sosial yang sedang terkenal saat itu untuk memasarkan barang atau jasa yang mereka jual.

Perilaku produsen dilakukan semata-mata agar tidak merugikan produsen, namun juga tidak memberatkan konsumen. Dengan demikian, daya konsumsi akan stabil karena antara konsumen maupun produsen sama-sama saling membutuhkan.

a. Perilaku Produsen yang Menguntungkan

Berikut ini beberapa perilaku pengusaha yang mengutungkan masyarakat: 

  • Memiliki keahlian pengusaha, berperilaku profesional sehingga mampu menciptakan hasil produksi yang sesuaidengan kebutuhan dan daya beli masyarakat.
  • Mampu meningkatkan produksi dengan menentukan komposisi faktor-faktor produksi yang dapat meminimumkan biaya.
  • Berusaha dan mampu memperoleh keuntungan maksimal yang digunakan antara lain untuk meningkatkan dan masyarakat di sekitar perusahaan.
  • Menggunakan keuntungan perusahaan untuk memperluas usaha.
  • Patuh membayar pajak.
  • Mampu mengolah limbah perusahaan, sehingga tidak, menimbulkan pencemaran.

b. Perilaku Produsen yang Merugikan

Berikut ini beberapa perilaku pengusaha yang merugikan masyarakat:

  • Tidak memiliki keahlian pengusaha.
  • Fungsi-fungsi pengusaha, seperti penerapan fungsi manajemen planning, organizing, actuating, dan controlling tidak efektif dan terjadi pemborosan.
  • Biaya produksi lebih besar dari hasil penjualan, sehingga perusahaan menderita kerugian.
  • Pajak tidak dibayar.
  • Perolehan kredit dari bank tidak digunakan untuk menyehatkan
  • perusahaan, tetapi digunakan untuk kepentingan pribadi.
  • Limbah industri perusahaan mencemari sungai dan udara sekitarnya.


Perilaku Produsen dalam Kegiatan Ekonomi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kumpulan Soal Pilihan Ganda dan Kunci Jawaban Administrasi Perkantoran Kelas X Evaluasi Bab 3 Manajemen Perkantoran

ASAS-ASAS MANAJEMEN PERKANTORAN SERTA KEKURANGAN DAN KELEBIHANNYA

Kumpulan Soal Pilihan Ganda dan Kunci Jawaban Buku Otomatisasi Tata Kelola Kepegawaian Kelas XI Evaluasi Bab 6 Sumpah/Janji Pegawai