Pelaku-Pelaku Kegiatan Ekonomi
Ekonomi Bisnis: Bab 3 Pelaku-Pelaku Kegiatan Ekonomi
Pelaku-Pelaku Kegiatan Ekonomi
Pelaku Ekonomi adalah seorang individu, kelompok, atau lembaga yang terlibat dalam kegiatan perekonomian, baik konsumsi, distribusi, maupun produksi. Secara umum, Pelaku Ekonomi dibagi menjadi lima kelompok besar, yaitu Rumah Tangga Keluarga, Masyarakat, Perusahaan, Pemerintah, dan Negara. Setiap pelaku ekonomi tersebut memiliki peran tersendiri dalam kegian konsumsi, distribusi, dan produksi.
1. Rumah Tangga Produksi (Perusahaan)
Apa yang Anda ketahui tentang rumah tangga produksi? Coba kunjungilah pabrik-pabrik yang ada di dekat rumahmu. Dengan cara itu, Anda pasti akan mengetahui siapa rumah tangga produksi itu. Rumah tangga produksi disebut juga perusahaan atau produsen. Perusahaan adalah kelompok masyarakatyang tugasnýa memproduksi1 barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Contohnya kayu balok dijadikan perabot rumah tangga. Untuk mengubah kayu balok menjadi peralatan rumah tangga diperlukan paku, gergaji, cat, dan tukang kayu. Faktor produksi berperan penting dalam produksi perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasa hasil produksi. Dari manakah perusahaan memperoleh faktor produksi Perusahaan membeli faktor-faktor produksi dari rumah tangga konsumen dan membeli bahan-bahan serta alat-alat produksi. Rumah tangga produksi memiliki beberapa bentuk, yaitu:
a. Perusahaan Perseorangan
Perusahaan perseorangan, yaitu usaha yang dimiliki, dikelola, dan dipimpin oleh seseorang yang bertanggung jawab penuh terhadap semua risiko dan aktivitas perusahaan. Contoh: warung, cafe, restoran, kedai.
b. Firma (Fa)
Firma (Fa), yaitu suatu persekutuan antara dua orang atau lebih dengan nama bersama untuk menjalankan usaha, di mana tanggung jawab masing-masing anggota firma tidak terbatas. Contoh: kantor hukum atau kantor akuntan.
c. Perseroan Komanditer (CV)
Perseroan Komanditer (CV), yaitu suatu bentuk perjanjian kerja sama untuk berusaha bersama antara orang-orang yang bersedia memimpin, mengatur perusahaan, serta bertanggung jawab penuh dengan kekayaan pribadinya. Contoh: usaha percetakan dan transportasi.
d. Perseroan Terbatas (PT)
Perseroan Terbatas (PT), yaitu suatu persekutuan untuk menjalankan perusahaan yang mempunyai modal usaha yang terbagi atas beberapa saham, di mana setiap sekutu turut mengambil bagian sebanyak satu atau lebih saham. Contoh: PT Indosat, PT Telkom.
e. Koperasi
Koperasi, yaitu suatu perkumpulan yang beranggotakan orang- orang atau badan-badan yang memberikan kebebasan masuk dan keluar sebagai anggota dengan bekerjasanma secara kekeluargaan, menjalankan usaha untuk mempertinggi ke sejahteraan jasmaniah para anggotanya.
Baca juga: Masalah Pokok Ekonomi dan Pemecahan Masalahnya
2. Rumah Tangga Konsumsi (Konsumen)
Apa yang Anda pikirkan tentang rumah tangga konsumsi? Sudahkah menyadari, bahwa Anda merupakan seorang konsumen? Misalnya, Anda menggunakan komputer untuk mengerjakan tugas, tindakan yang Anda lakukan merupakan kegiatan mengkonsumsi barang. Jadi dapat dikatakan, Anda sebagai seorang konsumen.
Rumah tangga konsumsi disebut juga dengan konsumen. Konsumen adalah rumah tangga yang melakukan kegiatan konsumsi untuk memenuhi kebutuhan dan sebagai pemilik faktor-faktor produksi (tanah, tenaga kerja, modal, dan wirausaha). Rumah tangga konsumsi membutuhkan barang dan jasa yang dihasilkan oleh rumah tangga produksi untuk hidup.
Untuk dapat melaksanakan kegiatan konsumsinya, setiap rumah tangga konsumsi harus memiliki pendapatan. Bagaimana dan dari mana rumah tangga memperoleh pendapatan agar kegiatan konsumsi dapat terlaksana?
Pendapatan rumah tangga dapat diperoleh dari perusahaan dengan cara sebagai berıkut.
- Sewa (rent), yaitu balas jasa yang diterima rumah tangga karena telah menyewakan tanahnya kepada pihak lain, misalnya perusahaan.
- Upah (wage), yaitu balas jasa yang diterima rumah tangga karena telah mengorbankan tenaganya untuk bekerja pada perusahaan dalam kegiatan produksi.
- Bunga (nterest), yaitu balas jasa yang diterima rumah tangga dari perusahaan karena telah meminjamkan sejumlah dana untuk modal usaha perusahaan dalam kegiatan produksi.
- Laba (profit),yaitu balas jasa yang diterima rumah tangga dari rumah tangga produsen karena telah mengorbankan tenaga dan pikirannya mengelola perusahaan sehingga perusahaan memperoleh laba.
Baca juga: Soal dan Kunci Jawaban Uji Kompetensi Bab 2 Ekonomi Bisnis Kelas 10 SMK
3. Rumah Tangga Negara (Pemerintah)
Di dalam kehidupan nyata, apakah kalian bisa menilai tindakan pemerintah dalam bidang ekonomi sudah berjalan dengan maksimal?
Apakah peran pemerintah untuk menyukse skan kegiatan ekonomi di Indonesia sudah dilakukan hingga merata ke seluruh lapisan masyarakat di berbagai daerah? Ingat! Bagaimana pun hasilnya, pemerintah memegang peran utama dalam kegiatan ekonomi.
Pemerintah adalah pelaku kegiatan ekonomi yang menjalankan kegiatan ekonomiberdasarkan motif ekonomi sosial, yaitu motif mencari penghasilan guna kepentingan umum. Tidak ada perekonomian yang berjalan tanpa campur tangan sama sekali dari pemerintahnya.
Pemerintah merupakan pihak yang mempunyai peranan penting dalam perekonomian. Di dalam perekonomian, pemerintah bertugas untuk mengatur, mengendalikan, serta mengadakan kontrol terhadap jalannya roda perekonomian agar negara bisa maju dan rakyat bisa hidup dengan layak dan damai. Perusahaan negara dikelompokkan menjadi:
a. Perusahaan Negara Umum (PERUM)
Yaitu kegiatan usaha yang ditujukan untuk melayani kepentingan umum. Contoh: Perum Perhutani dan Perum Pegadaian.
b. Perseroan Terbatas Negara (PERSERO)
Yaitu perusahaan yang seluruh atau sebagian sahamnya dimiliki oleh negara dari kekayaan negara yang dipisahkan. Contoh: PT Asuransi Jiwasraya, PT PLN.
Baca Juga: 14 Fungsi-Fungsi Manajemen
4. Masyarakat Ekonomi Luar Negeri
Sebagai makhluk sosial, kita tidak bisa hidup tanpa kehadiran orang lain. Kita tidak bisa mencukupi semua kebutuhan kita tanpa bantuan orang lain. Hal ini juga berlaku pada warga negara, di , mana negara kita tidak mampu mencukupi semua kebutuhan warga hegaranya. Hal ini menyebabkan negara membutuhkan bantuan negara lain agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
Masyarakat ekonomi luar negeri adalah pelaku ekonomi yang mendukung suksesnya kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh suatu negara. Berbagai kerja sama dalam bidang ekonomi dapat dilakukan dengan masyarakat luar negeri. Kerja sama tersebut tidak hanya berupa perdagangan, namun juga dapat berbentuk pertukaran tenaga kerja, penanaman modal, pinjaman, dan bantuan.
Masyarakat ekonomi luar negeri pada dasarnya merupakan pelaku ekonomi yang berhubungan dengan transaksi luar negeri. Sektor ini mencakup ekspor impor barang dan jasa, aliran modal yang berkaitan dengan transaksi perbankan serta investasi. Transaksi luar negeri bersih (neto) akan mempengaruhi tingkat dan komposisi aktivitas.
Itulah tadi Pelaku-Pelaku Kegiatan Ekonomi, semoga artikel ini dapat membantu :)

Komentar
Posting Komentar