Prinsip-Prinsip Perencanaan Karier Pegawai

Prinsip-Prinsip Perencanaan Karier Pegawai - Toko Ilmuu

Karier adalah semua jabatan atau pekerjaan yang dimiliki atau dipegang selama kehidupan kerja  seseorang. Perencanaan karier adalah suatu perencanaan tentang kemungkinan seorang karyawan suatu organisasi atau perusahaan sebagai individu meniti proses kenaikan pangkat atau jabatan sesuai dengan persyaratan dan kemampuannya.

Menurut Kol. Susilo Martoto, perencanaan karier adalah suatu perencanaan tentang kemungkinan- kemungkinan seorang karyawan atau anggota organisasi sebagai individu meniti proses kenaikan pangka/ jabatan sesuai persyaratan dan kemampuannya. Keberhasilan karier seseorang dipengaruhi oleh pendidikan formal, pengalaman kerja, sikap atasan, prestasi kerja, bobot pekerjaan, adanya lowongan jabatan, dan produktivitas kerja.


1. Ruang Lingkup Perencanaan Karier

Ruang lingkup perencanaan karier mencakup hal-hal sebagai berikut

a. Perencanaan Jenjang Jabatan atau Pangkat Karyawan

Terdapat piramida kepangkatan yang serasi sesuai dengan prinsip rentang kendali (span of control) dalam suatu organisasi atau perusahaan karena semakin tinggi pangkat, semakin terbatas pula jumlah personel yang menduduki kepangkatan tersebut. Perencanaan jenjang jabatan atau pangkat karyawan perlu memerhatikan faktor-faktor di antaranya: sifat tugas, beban tugas dan tanggung jawab yang dipikul pejabat yang bersangkutan.


b. Perencanaan Tujuan-tujuan Organisasi atau Perusahaan

Tujuan-tujuan organisasi mulai dari tingkat teratas sampai dengan eselon-eselon di bawahnya, akan menentukan jalur karier anggota organisasi bersangkutan. Di sinilah kemampuan intelektual maupun kepribadian kepemimpinan akan diuji untuk dapat meniti karier tersebut. Tujuan organisasi sangat penting dirumuskan agar setiap anggota organisasi mempunyai tujuan yang jelas dan terarah. Dari tujuan organisasi akan dapat ditentukan beberapa hal, seperti: 

  • besar kecilnya misi organisasi, 
  • berat ringannya tugas pekerjaan; 
  • spesifikasi pekerjaan yang perlu dirumuskan; 
  • jenis kelompok pekerjaan yang perlu disusun; dan 
  • kuantitas dan kualitas personel yang diperlukan.


Jenjang Karier seseorang akan menunjang kepentingan dan atau tujuan-tujuan organisasi atau Perusahaan yang telah disiapkan. Manfaat perencanaan karier adalah sebagai berikut.

  • Mengembangkan para karyawan yang dapat dipromosikan.
  • Menurunkan perputaran karyawan dan mengungkap potensi karyawan.
  • Mendorong pertumbuhan dan mengurangi penimbunan.
  • Memuaskan kebutuhan karyawan dan membantu pelaksanaan rencana-rencana kegiatan yang telah disetujui.

Baca Juga: Macam-Macam Perubahan dalam Daftar Urut Kepangkatan


2. Penyusunan Perencanaan Karier

Terdapat empat hal pokok dalam penyusunan perencanaan karier yaitu jabatan pokok, pola jalur bertahap, jabatan struktural, dan tenggang waktu jabatan.

a. Jabatan pokok dan jabatan penunjang

Jabatan pokok adalah jabatan yang fungsi dan tugas pokoknya menunjang langsung tercapainya sasaran pokok organisasi atau perusahaan. Misalnya dalam dunia pendidikan jabatan pokoknya adalah bidang jabatan yang menangani operasional pendidikan dan pengajaran. jabatan penunjang adalah jabatan yang fungsi dan tugas-tugasnya menunjang atau membantu tercapainya sasaran pokok organisasi. Jabatan penunjang dalam dunia pendidikan adalah bagian umum dan bagian keuangan.

b. Pola jalur karier bertahap

Pola jalur karier bertahap adalah suatu pola yang menunjukkan urutan berjenjang dan bertahap darn jabatan-jabatan dalam struktur organisasi yang membentuk karier seseorang. Oleh karena itu, latar belakang pendidikan dan pengalaman tugas dari masing-masing individu sangat diperhatikan.

c. Jabatan struktural

Jabatan struktural adalah jabatan karier, artinya jenjang jabatan yang diperuntukkan bagi mereka yang diarahkan ke jenjang yang lebih tinggi dalam organisasi. Oleh karena itu, kematangan psikologis dan kemantapan kemampuan pribadi masing-masing sangat diperlukan.

d. Tenggang waktu

Masa jabatan seseorang dalam organisasi sebaikrnya ditentukan secara tegas dan tepat.


3. Pertimbangan dan Perencanaan Karier

Dalam merencanakan karner pegawai, hal-hal yang perlu dipertimbangkan adalah sebagai berikut.

a. Masa Jabatan yang Singkat

Jika seseorang memangku jabatan cukup singkat akan mengakibatkan beberapa hal berikut.

  • Mereka belum mengenal dan menghayati pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya
  • Belum terselesainya program kerja yang mungkin sudah ditetapkan
  • Penghayatan pada jabatan sebelumnya belum mendalam, tetapi sudah menyiapkan diri untuk tugas baru
  • Menimbulkan pertanyaan yang tidak mudah untuk dijawab untuk mengetahui penyebabnya 


b. Masa Jabatan yang Terlalu lama

Masa jabatan yang terlalu lama juga menimbulkan gejala yang tidak sehat, akibat-akibatnya antara lain sebagai berikut.

  • Adanya rasa bosan karena kurang bervariasi
  • Sikap pasif dan apatis sehingga menurunnya motivasi dan inisiatif dalam bekerja
  • Kurang munculnya ide-ide baru atau kreativitas karena kurangnya tantangan yang berarti
  • Menimbulkan iklim kerja yang statis


c. Keinginan Pindah Jabatan

Berbagai penyebab keinginan pindah jabatan antara lain sebagai berikut.

  • Pegawai terlalu lama menjabat di daerah terpencil sehingga tidak mudah mengembangkan diri.
  • Perasaan kurang tepat pada jabatannya sekarang
  • Merasa bahwa jabatan sekarang sekedar batu loncatan untuk meniti karier lebih lanjut

Baca Juga: Kumpulan Soal Pilihan Ganda dan Kunci Jawaban Buku Otomatisasi Tata Kelola  Kepegawaian Kelas XI Evaluasi Bab 7 Daftar Urut Kepangkatan (DUK) Pegawai



4. Manfaat Perencanaan Karier 

Manfaat perencanaan karier dapat dikemukakan sebagai berikut.

  • Mengembangkan karyawan yang dapat dipromosikan. Perencanaan karier dapat membantu suplai karyawan internal terutama karyawan yang potensial.
  • Menurunkan perputaran karyawan (turmover). Perhatian terhadap karier individual dapat meningkatkan loyalitas pada organisasi tempat merĂ©ka bekerja.
  • Mengungkap potensi karyawan. Adanya perencanaan karier yang jelas mendorong individu untuk menggali potensi masing-masing untuk mencapai sasaran karier yang diinginkan.
  • Mendorong perubahan. Perencanaan karier yang baik mendorong semangat kerja karyawan dan motivasi kerja dapat dipelihara.
  • Mengurangi penimbunan. Perencanaan karier dapat membantu karyawan yang tidak berkualifikasi untuk maju.
  • Memuaskan kebutuhan karyawan. Perencanaan karier berarti adanya pengakuan dan penghargaan  terhadap individu karyawan.
  • Membantu pelaksanaan kegiatan-kegiatan karyawan yang telah disetujui. Perencanaan karier yang efektif dan realistis mendorong para pekerja dapat lebih proaktif dan dapat mengantisipasi setiap masalah dan tantangan secara lebih baik.

Prinsip-Prinsip Perencanaan Karier Pegawai

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kumpulan Soal Pilihan Ganda dan Kunci Jawaban Administrasi Perkantoran Kelas X Evaluasi Bab 3 Manajemen Perkantoran

ASAS-ASAS MANAJEMEN PERKANTORAN SERTA KEKURANGAN DAN KELEBIHANNYA

Kumpulan Soal Pilihan Ganda dan Kunci Jawaban Buku Otomatisasi Tata Kelola Kepegawaian Kelas XI Evaluasi Bab 6 Sumpah/Janji Pegawai