Mencari dan Menentukan Alternatif Pemecahan Masalah dalam Berwirausaha

 

Mencari dan Menentukan Alternatif Pemecahan Masalah dalam Berwirausaha - Toko Ilmu

MENCARI DAN MENENTUKAN ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH DALAM BERWIRAUSAHA

Setelah Anda melakukan identifikasi terhadap masalah dan menemukan faktor-faktor penyebabnya, selanjutnya Anda mencari dan menentukan alternatif pemecahan masalah. Ada beberapa cara dalam mencari dan menentukan alternatif pemecahan masalah, yaitu sebagai berikut.

1. Merumuskan masalah dengan melihat faktor penyebabnya.

2. Pengumpulan data riil (nyata) dan fakta-fakta yang ada terlebih dahulu. 

Data-data yang dikumpulkan berkaitan dengan: 

  • aliran (flow) proses keputusan manajemen, 
  • dampak kualitas,
  • aliran (flow) proses pekerjaan dan prosedur pekerjaan, 
  • pihak lain (suplier, pemasok, mitra, bank, dan pesaing), 
  • alat, mesin, dan sarana yang digunakan, 
  • sumber daya manusia (karakter operator, keterampilan pengguna, standar keahlian dengan pengetahuan pekerja, kriteria pendidikan yang disyaratkan, dan uraian pekerjaan), 
  • area, lokasi, lingkungan, dan tempat kerja, 
  • cuaca, iklim, dan situasi, 
  • pihak luar perusahaan (pesaing baru, perubahan pola persaingan, tren atau gaya persaingan, perubahan peraturan baik dari pemerintah atau dunia, masalah pajak dan perijinan, masalah tuntutan sosial, dan dampak perusahaan terhadap lingkungan AMDAL (analisis mengenai dampak lingkungan).

3. Membuat kerangka keputusan terlebih dahulu beserta solusinya.

4. Mengadakan riset, baik itu dalam bentuk audit (pemeriksaan) data atau penelusuran di lapangan.

Baca Juga: Cara Membedakan Masalah dan Bukan Masalah ketika Anda Berwirausaha


Ada berbagai alternatif pemecahan masalah yang dapat digunakan setelah melakukan identifikasi masalah dan mencari faktor-faktor penyebabnya. Jenis-jenis alternatif pemecahan masalah itu adalah sebagai berikut.

1. Pemecahan Masalah Tunggal

Langkah-langkah pemecahan masalah tungggal adalah sebagai berikut.

a. Mengidentifikasi masalah, apakah dianggap sebagai masalah, atau bukan masalah.

b. Tentukan faktor penyebab.

c. Analisis dampak masalah tunggal tersebut terhadap sistem dan prosedur kerja, proses manajemen, kualitas produk, harga, aspek keuangan, sarana dan prasarana, mesin dan peralatan, dan dampak terhadap pihak luar (pelanggan).

d. Setelah ditentukan dampaknya, kemudian lakukan langkah keputusan perbaikan langsung.

Langkah perbaikan bisa berupa:

  • Surat keputusan manajemen tentang langkah perbaikan.
  • Perubahan kebijakan perusahaan.
  • Perubahan peraturan perusahaan.
  • Perubahan tata tertib.
  • Perbaikan prosedur kerja.
  • Pelatihan (training) dan pengarahan kembali dari supernvisor, manajer, atau pimpinan perusahaan.

e. Melakukan langkah perbaikan.

f. Amati dampak lain dari pelaksanaan perbaikan dan lakukan perbaikan ulang jika diperlukan.

g. Buatlah catatan penting dari analisa pemecahan masalah tersebut untuk dijadikan dokumen yang suatu saat bisa diperlukan.


2. Pemecahan Masalah Simultan Tunggal (Beruntun)

Caranya sama dengan pemecahan masalah tunggal, namun untuk analisis dampak dan identifikasinya lebih panjang, lebih teliti, lebih detail, dan dilakukan secara sequensial (beruntun) sehingga masalah bisa diselesaikan dengan tuntas dan diawasi secara saksama. 

Contoh: 

Masalah pengiriman barang yang terlambat, dampaknya terhadap pelanggan dan keterlambatan penagihan serta ketidakpuasan konsumen.


3. Pemecahan Masalah Kompleks

Pemecahan masalah kompleks sedikit berbeda dengan masalah tunggal. Perbedaannya adalah sebagai berikut.

  • Proses identifikasi dan faktor penyebabnya lebih kompleks. Untuk itu, sebaiknya dibuat pohon masalah (decision tree) dan faktor penyebabnya.
  • Analisa dampaknya lebih banyak dan kompleks (contoh: kerusakan mesin).
  • Proses langkah identifikasinya, lebih diteliti dan dipelajari dengan baik dan saksama. Bila perlu dilakukan riset dan uji coba (trial) di lapangan secara langsung dan dicatat serta ditelusuri dampak- dampaknya.
  • Proses pengambilan keputusan perlu dilakukan dalam rapat manajemen tingkat direksi dan manajer.
  • Lebih fokus dari masalah simultan tunggal.
  • Lebih lama waktunya.
  • Lebih luas dampaknya.
  • Lebih besar biayanya bila terjadi kesalahan dalam pengambilan keputusan.
  • Lebih berisiko.

Semua masalah itu pasti ada manfaatnya dan telah dibuktikan bahwa sebagian besar penemuan di dunia berawal dari masalah dan dari masalah itu, penemuannya menjadi terkenal. Sehingga, tidak perlu risau akan masalah yang terjadi pada Anda, tetap bersikap dan berpikir positif dalam menghadapinya.


KUNCI SUKSES PEMECAHAN MASALAH

Wirausaha dapat sukses dalam berwirausaha karena mereka mampu menyelesaikan masalah-masalahnya lebih baik dan lebih cerdas dibanding dengan orang yang tidak sukses menjadi wirausahawan. Apa kunci suksesnya? Simak kunci sukses wirausaha berikut ini dalam memecahkan masalah. 

  • Bersikap tenang. Tidak gegabah dalam mengambil keputusan dan tindakan dalam memecahkan masalah.
  • Berpikir positif. Semua yang diawali dengan positif (baik) akan menghasilkan sesuatu yang positif.
  • Berpikir detail dan imajinasikan dampaknya secara global (luas), agar bisa diketahui hal-hal yang akan terjadi di luar kendali.
  • Melakukan uji dan riset di lapangan bila diperlukan.
  • Berpikir kreatif dalam memecahkan masalah.
  • Berorientasi inovatif dalam mengambil langkah-langkah pemecahan masalah untuk membuat terobosan yang kreatif sehingga masalah dapat dirubah menjadi peluang, gagasan, ide, dan keunggulan.
  • Memperluas informasi, pengetahuan, dan wawasan yang berhubungan dengan analisa masalah tersebut sebelum mengambil keputusan.
  • Mengusahakan bertanya pada orang yang berpengalaman dalam bisnis atau masalah tersebut. Gali pengetahuannya sebanyak mungkin.
  • Mencari dan merekrut orang-orang yang kompeten untuk membantu dalam proses pemecahan masalah.
  • Hindari rasa malu bila terjadi masalah karena itu hal yang wajar.
  • Percaya diri dan keyakinan diri yang kuat sebagai kunci sukses terakhir.

Semangat kewirausahaan merupakan kunci awal dalam mempersiapkan diri Anda dalam memasuki pintu gerbang kesuksesan sebagai wirausaha yang cerdas.

Baca Juga: Mitos yang Salah Tentang Kewirausahaan


Tips

  • Masalah itu harus dianggap realistis atau wajar dalam kehidupan sehari-hari.
  • Masalah itu penting untuk kesuksesan Anda sehingga harus segera diselesaikan
  • Masalah itu tampaknya saja yang buruk tetapi manfaatnya banyak.
  • Masalah itu berguna dan sebagai sarana Anda untuk belajar dan meningkatkan kemampuan Anda
  • Masalah itu menggerakkan Anda untuk menggunakan kreativitas dan inovasi.
  • Untuk itu, gunakan otak kanan Anda dalam menyelesaikannya.
  • Gunakan segala pengetahuan, informasi, data, dan bertanya kepada orang yang kompeten di bidangnya sebelum Anda menyelesaikan masalah sehingga Anda mendapat gagasan atau ide untuk menyelesaikannya.

Mencari dan Menentukan Alternatif Pemecahan Masalah dalam Berwirausaha

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kumpulan Soal Pilihan Ganda dan Kunci Jawaban Administrasi Perkantoran Kelas X Evaluasi Bab 3 Manajemen Perkantoran

ASAS-ASAS MANAJEMEN PERKANTORAN SERTA KEKURANGAN DAN KELEBIHANNYA

Kumpulan Soal Pilihan Ganda dan Kunci Jawaban Buku Otomatisasi Tata Kelola Kepegawaian Kelas XI Evaluasi Bab 6 Sumpah/Janji Pegawai