Pasar Monopoli

Pasar Monopoli

Pasar Monopoli


Pasar Monopoli

1. Pengertian Pasar Monopoli

Monopoli berasal dari bahasa Yunani 'monos yang berarti satu dan 'polein' yang berarti menjual. Berarti yang dimaksud dengan pasar monopoli adalah suatu bentuk hubungan antara permintaan dan penawaran yang dikuasai oleh satu pelaku ekonomi terhadap permintaan seluruh konsumen. Di dalam pasal I angka 1 UU Antimonopoli, monopoli didefinisikan suatu penguasaan atas produksi dan/atau pemasaran barang dan/atau atas penggunaan jasa tertentu oleh satu pelaku usaha atau satu kelompok usaha.

Pasar monopoli timbul akibat adanya praktek monopoli, yaitu pemusatan kekuatan ekonomi oleh satu pelaku usaha/penjual yang mengakibatkan dikuasainya produksi dan atau pemasaran atas barang dan jasa tertentu sehingga menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan dapat merugikan kepentingan umum. Contoh pasar monopoli di negara kita dapat ditemukan pada PT, PLN, PT KAI, dan PT Pertamina.


2. Ciri-Ciri Pasar Monopoli

Berikut merupakan beberapa ciri dari pasar monopoli.

a. Pasar Monopoli adalah Industri Satu Perusahan

Barang atau jasa yang dihasilkannya tidak dapat dibeli dari tempat lain. Para pembeli tidak mempunyai pilihan lain, jika mereka menginginkan barang tersebut maka mereka harus membeli dari perusahaan monopoli tersebut. Syarat-syarat penjualan sepenuhnya ditentukan oleh monopoli itu, dan para pembeli tidak dapat berbuat suatu apapun di dalam menentukan syarat jual beli.


b. Tidak Mempunyai Barang Pengganti yang Mirip

Barang yang dihasilkan perusahaan monopoli tidak dapat digantikan oleh barang lain yang ada di pasar, atau dengan kata lain tidak terdapat barang yang mirip (close substitute). Aliran listrik adalah contoh dari barang yang tidak mempuny ai barang pengganti yang mirip. Yang ada hanyalah barang pengganti yang sangat berbeda sifatnya, yaitu lampu minyak.


c. Tidak Terdapat Kemungkinan untuk Masuk ke dalam Industri

Maksudnya, karena sifatnya monopoli maka pesaing tidak dapat masuk ke dalam pasar tersebut karena barang yang dihasilkan hanya dimiliki oleh perusahaan tersebut, selain itu biasanya dibatasi dengan undang-undang dan bersifat legal. Keuntungan perusahaan monopoli tidak akan menyebabkan perusahaan-perusahaan lain memasuki industri tersebut.


d. Dapat Mempengaruhi Penentuan Harga

Oleh karena perusahaan monopoli merupakan satu-satunya penjual di dalam pasar, maka penentuan harga dapat dikuasai sepenuhnya oleh perusahaan. Oleh sebab itu, perusahaan monopoli dipandang sebagai penentu harga atau price setter.


e. Promosi iklan kurang diperlukan

Oleh karena perusahaan monopoli adalah satu-satunya perusahaan di dalam industri, ia tidak perlu mempromosikan barangnya dengan menggunakan iklan. Pembeli yang memerlukan barang yang diproduksinya terpaksa membeli daripadanya. Namun demikian, perusahaan monopoli sering membuat iklan. Iklan tersebut bukanlah bertujuan untuk menarik pembeli, tetapi untuk memelihara hubungan baik dengan masyarakat.


3. Faktor-Faktor Penyebab Timbulnya Pasar Monopoli

Terdapat tiga faktor yang dapat menyebabkan wujudnya pasar perusahaan) monopoli. Ketiga faktor tersebut adalah:

  • Perusahaan monopoli mempunyai suatu sumber daya tertentu yang unik dan tidak dimiliki oleh perusahaan lain.
  • Perusahaan monopoli pada umumnya dapat menikmati skala ekonomi (economic of scale) hingga ke tingkat produksi yang sangat tinggi.
  • Monopoli wujud dan berkembang melalui undang-undang, yaitu pemerintah memberi hak monopoli kepada perusahaan.


4. Kelebihan dan Kelemahan Pasar Monopoli

Sama halnya dengan pasar persaingan sempurna, struktur pasar monopoli memiliki beberapa kelebihan dan kelemahan.

a. Kelebihan Pasar Monopoli

Berikut merupakan beberapa kelebihan dari pasar monopoli.

  1. Skala ekonomi yang menurunkan biaya produksi; 
  2. Keuntungan yang diperoleh produsen sangat besar; 
  3. Stabilitas perusahaan dapat tercapai.


b. Kelemahan Pasar Monopoli

Selain memiliki kelebihan, pasar monopoli juga memiliki kelemahan, di antaranya: 

  1. Terjadinya eksploitasi terhadap konsumen, dengan penetapan harga yang semena-mena.
  2. Konsumen tidak memiliki pilihan untuk membeli barang karena hanya ada satu penjual/produsen.
  3. Tidak adanya persaingan mendorong kegiatan ekonomi berjalan tidak sehat.


5. Dampak Monopoli

Produsen monopolis seringkali mendapat cercaan dari masyarakat karena banyak merugikan. Beberapa kerugian yang dialami masyarakat, di antaranya: 

  1. produsen monopolis memperoleh keuntungan lebih (excess profit), 
  2. memberikan layanan yang buruk dan tidak ada reaksi, 
  3. mengeksploitasi pembeli dan pemilik faktor produksi.


Dalam pasar monopoli yang ada satu penjual dari suatu produk (barang atau jasa) yang tidak mempunyai alternatif produk pengganti. Penjual dalam pasar monopoli harus menentukan tingkat harga jual yang dapat memaksimumkan keuntungan. Penentuan tingkat harga oleh produsen monopolis akan mengakibatkan penerimaan keuntungan produsen yang lebih dari keuntungan normal karena menerima keuntungan yang lebih besar daripada produsen lainnya.


Selain itu, karena tidak ada produsen lain yang menghasilkan produk substitusi maka produsen monopolis dapat saja dengan semaunya untuk tidak memperhatikan saran maupun kritik dari pembeli. Sebagai contoh, kritik dan saran yang berkaitan dengan peningkatan kualitas produk yang dihasilkan tidak akan memperoleh reaksi produsen monopolis karena dengan kualitas yang seperti itupun tetap ada yang membeli produknya. Sebagai produsen tunggal yang harus menentukan harga produk yang dihasilkan (price maker), produsen monopolis dapat menentukan harga yang mahal dan akan mengeksploitasi pembeli dan pemilik faktor produksi.


6. Sistem Harga pada Pasar Monopoli

Penentu harga pada pasar ini adalah seorang penjual atau sering disebut sebagai "monopolis", Sebagai pementu harga (price-maker), seorang monopolis dapat menaikan atau mengurangi harga dengan cara menentukan jumlah barang yang akan diproduksi; semakin sedikit barang yang diproduksi, semakin mahal harga barang tersebut, begitu pula sebaliknya. Walaupun demikian, penjual juga memiliki suatu keterbatasan dalam penetapan harga. Apabila penetapan harga terlalu mahal, maka orang akan menunda pembelian atau berusaha mencari atau membuat barang substitusi (pengganti) produk tersebut ataulebih buruk lagi- mencarinya di pasar gelap (black market).


7. Peranan Pasar Monopoli dalam Perekonomian

Berikut ini beberapa peranan pasar monopoli dalam kegiatann perekonomian.

  1. Menghindari suatu produk-produk samaran/tiruan dan persaingan pasar yang tidak bermanfaat sama sekali.
  2. Terjaganya kesinambungan terhadap stabilitas suatu perusahaan.
  3. Menurunkan skala uang/skala ekonomi yang menurunkan biaya produksi perusahaan.
  4. Mendorong peningkatan kualitas departemen penelitian dan pengembangan guna menciptakan hal yang baru yang lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kenyamanan masyarakat.
  5. Mendorong penggunaan mesin-mesin generasi terbaru dengan tingkat teknologi tinggi.


8. Pengendalian Perilaku Monopoli

Untuk mengendalikan perilaku monopoli yang meruglkan konsumen, pemerintah dapat melakukan berbagai kebijaksanaan sebagai berikut.

  1. Pengaturan melalui undang-undang anti monopoli, sepertiundang- undang anti trust di Amerika Serikat.
  2. Pengaturan dan pengawasan terhadap segala bentuk kecurangan yang dilakukan produsen oleh pemerintah.


955 Pasar Monopoli

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kumpulan Soal Pilihan Ganda dan Kunci Jawaban Administrasi Perkantoran Kelas X Evaluasi Bab 3 Manajemen Perkantoran

ASAS-ASAS MANAJEMEN PERKANTORAN SERTA KEKURANGAN DAN KELEBIHANNYA

Kumpulan Soal Pilihan Ganda dan Kunci Jawaban Buku Otomatisasi Tata Kelola Kepegawaian Kelas XI Evaluasi Bab 6 Sumpah/Janji Pegawai